Posted in AU, Family, Ficlet, Fluff, General

[Ficlet] Unfortunate

400d51e7ab26b982b60c907967f756e0

Unfortunate

story by ayshry

[Astro’s] Park Jinwoo, [OC’s] Park Bora

AU!, Fluff, Family/ficlet/G

***

“Cacing gila, majulah dan bacakan surat cinta milikmu!”

Mendengar nama suci miliknya yang terpanggil membuat pemuda bernama lengkap Park Jinwoo menelan ludahnya dengan susah payah. Pemuda itu tiba-tiba menobatkan dirinya sendiri sebagai pemuda paling sial lantaran dari 500 lebih mahasiswa baru di Seoul University, namanyalah yang terpanggil dan mengharuskannya membacakan—sekaligus menembak senior yang ia tulisi surat cinta—di tengah lapangan berbekal mic yang tersambung keseluruh penjuru gedung.

“Hei, cacing gila! Kau tak dengar atau bagaimana huh? Lekas maju ke tengah lapangan!”

“B-baiklah, Kak.”

Jinwoo berdiri, disambut dengan tatapan serta teriakan riuh dari teman-teman seperjuangannya yang lain, ia yakin jika saat ini mereka bersorak bukan karena ingin memperlihatkan antusiasnya akan surat cinta yang ditulis olehnya, melainkan karena rasa bahagia lantaran bukan merekalah yang harus melakukan hal memalukan tersebut.

Jinwoo mulai mengayunkan tungkainya. Kini ia bisa merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, keringat dingin mulai mengucur dari pelipisnya. Namun ketika maniknya tanpa sengaja melihat seorang gadis di antara seniornya yang lain, semua rasa gugup serta takutnya musnah. Dengan percaya dirinya—yang lebih—dikedipkannya sebelah matanya pada gadis itu dan ia yakin jika sang gadis melihatnya—dan kelakuan nakalnya tadi.

Setelah Jinwoo tiba di tengah-tengah lapangan dan setelah mic berada di tangan kirinya serta selembar surat cinta di tangan kanannya, pemuda itu langsung membacakan isi  suratnya dengan begitu lantang.

Dear, Park Bora.”

Seketika, keadaan yang awalnya hening berubah menjadi riuh kembali. Pasalnya, nama yang baru saja dilafalkan oleh Jinwoo adalah salah satu nama senior mereka yang terkenal amat galak.

Dan kemudian seorang gadis pemilik nama tersebut langsung melangkahkan kakinya mendekati Jinwoo, ternyata ia adalah gadis yang digoda oleh Jinwoo tadinya.

“Halo, Kak, senang rasanya bisa bertemu denganmu disini. Sebenarnya, sudah sejak lama saya memperhatikan Kakak, sejak hari pertama saya melihat Kakak di gerbang kampus dengan bertolak pinggang sembari memelototi para junior yang baru saja memasuki kawasan kampus. Tapi, tahu ngga sih, Kak? Jujur saja, saat itu saya tidak merasa takut sama sekali, entahlah, saya malah merasa sangat bahagia. Rasanya, ada sesuatu yang berdesir aneh di dada saya, ada pula debar-debar yang menggelora di sanubari dan anehnya lagi, saya tak tahu harus mengatakannya bagaimana, tapi, sepertinya saya telah jatuh hati kepada Kakak.”

Normalnya, seorang gadis yang tengah digombali oleh laki-laki akan tersipu malu atapun mencoba mengulum senyum, tapi berbeda dengan Bora, gadis itu hanya menatap Jinwoo dingin tanpa tersenyum sedikit pun.

“Jadi, Kak, maukah kamu menerima pernyataan cintaku ini?”

Dan keadaan menjadi lebih riuh dari sebelum-sebelumnya.

“Oh, jadi kau mau aku menerimamu, Park Jinwoo?” tanya Bora acuh tak acuh.

Dengan senyum yang mengembang sempurna, Jinwoo mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Tapi, apa dibenarkan membuat surat cinta untuk kakaknya sendiri? Dan apa diperbolehkan menyatakan perasaan kepada kakaknya?”

“Apa maksudmu, Bora-a?” Seseorang dari pinggir lapangan bertanya padanya.

“Jadi begini, ya, pemuda bernama Park Jinwoo ini adalah adik kandungku. Bukannya ini tak masuk akal? Bagaimana mungkin seorang adik menyatakan perasaan kepada kakaknya sendiri? Dan ini merupakan pelanggaran, benar ‘kan?”

Mendengar perkataan Bora barusan, membuat mata Jinwoo melotot serta bibirnya terbuka lebar. Bukan, pemuda itu bukannya ingin mengatakan jika Bora berbohong, karena memang tak ada satu kebohongan pun yang dikatakan oleh Bora, ya, Jinwoo dan Bora memang berstatus sebagai adik-kakak. Tapi, Jinwoo hanya merasa kesal—amat kesal. Bagaimana mungkin Bora bisa dengan mudahnya mengatakan semuanya? Apa gadis itu memang berniat untuk membunuh adiknya eoh?

“Oh, jadi pemuda ini adikmu, Park Bora?” Seseorang yang terkenal sama galaknya dengan Bora kini sudah bergabung di tengah lapangan.

“Iya, dia adikku yang paling kurang ajar, sepertinya.”

“Cacing gila, jadi kau berusaha untuk mengelabui kami, begitu?”

“T-tidak, Kak, bukan seperti itu, aku hanya—“

“Bagaimana kalau adikku ini kita hukum saja? Sebenarnya aku sudah lama menahan diri untuk tidak menyentuhnya selama masa orientasi, tapi sepertinya dia tak melihat kebaikanku sedikit pun.”

“Hukuman seperti apa yang pantas untuknya, Bora-a?”

“Hmm, bagaimana dengan membersihkan seluruh toilet kampus selama seminggu—ah, tidak sepertinya itu terlalu singkat. Sebulan?”

“Setuju!”

“Kau dengar ‘kan, Park Jinwoo? Mulai dari hari pertamamu kuliah, kau ditugaskan untuk membersihkan seluruh toilet yang ada di kampus ini, dan jangan coba-coba untuk kabur ya? Aku yang akan mengawasimu langsung.”

“Tapi, Kak—“

“Tidak ada tapi-tapian! Mengerti, adikku sayang?”

“M-mengerti, Kak.”

Jinwoo tertunduk, malu sekaligus marah. Bibirnya tak henti-henti mencibir namun tak berani menyuarakannya. Sepertinya hari-hari menyenangkan yang ia bayangkan, tak akan semulus bayangannya. Lihat saja, baru saja masa orientasi akan berakhir, sudah ada saja kesialan lain yang menunggunya. Dan semua itu gara-gara surat cinta dan Park Bora, kakaknya.

Surat cinta sialan! Park Bora sialan!

-Fin.

YEAY, MBA BORA DEBUT YEAY!

Akhirnya ya mba, setelah sekian lama kamu bersarang di draft dan akhirnya diterbitin juga ya kyaaaa~

Sebenarnya aku gatau kenapa bisa bawa fic gaje kaya gini, gara-gara surat cinta lah pokoke /plak/

Yowislah, yang penting mbabora debut /BHAY/

Advertisements

Author:

Call Me Ay | A-Blood Type | Forever Maknae | Purple Addict.

7 thoughts on “[Ficlet] Unfortunate

    1. MBA BORA KEMBARAN E MAZ BOGUM KAK /makin ngawur/ uhuk eh tapi beneran kok kembaran itu mereka /digebuk/

      Tiati keselek kakriz, kalo mampus aku ga tanggungjawab loh ya /plak/ tengs syudah mampir di lapak gaje ini kakriz, lav lav<3

      Like

Leave your review, AROHA~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s