Posted in Astro Fanfiction Indonesia, Drama, Ficlet, Friendship, Hurt/Comfort, PG-15, Sad

[Ficlet] Thank You For Everything

Thank You For Everything 3

Thank You For Everything

By Fanita

Starring by Astro’s Cha Eunwoo & Oh My Girl’s Kim Jiho

Genre : Sad – Hurt/Comfort – Friendship – Drama || Type : Ficlet || Rating : PG-15

“Are you looking for me? Thanks for finding me..”

.

.

            Kim Jiho hanya bisa terdiam di depan pagar rumahnya saat melihat pemilik rumah yang ada di depan tempat tinggalnya sedang sibuk mengeluarkan barang-barang melik mereka. Jiho termenung memikirkan sesuatu. Sejak kapan tetangganya mau pindah? Kenapa tidak ada kabar sama sekali? Atau lebih tepatnya kenapa orang itu tidak memberitahunya?

.

            Buru-buru Jiho melepas sepatu sekolahnya dan masuk ke dalam rumah. Dia berteriak memanggil ibunya karena harus memastikan sesuatu. Ketika mendengar suara ibunya membalas panggilannya dari dapur, Kim Jiho pun langsung bergerak ke dapur untuk menemui ibu.

“Ibu! Eunwoo mau pindah?” tanya Jiho.

“Eunwoo? Kenapa kamu bilang seperti itu sayang?” heran ibu Jiho.

“Itu aku lihat ada truk yang mengangkut barang-barang keluarga Cha dari dalam rumah,” balas Jiho.

“Ah.. itu.. Apa Eunwoo belum menceritakan kepadamu sayang?”

“Cerita..apa?” heran Jiho.

“Sebenarnya….”

.

            Dengan langkah kaki yang berjalan dengan sangat cepat, Kim Jiho terus berjalan untuk mencari keberadaan Cha Eunwoo. Harusnya laki-laki itu sudah pulang sekolah namun saat dia bertanya ke rumahnya, ibu Eunwoo bilang kalau dia sedang pergi keluar namun tidak jelas mau ke mana. Dia ingin bertanya sekaligus memarahi Cha Eunwoo yang tidak pernah menceritakan kebenaran kepadanya.

.

            Tungkai Jiho berhenti bergerak saat melihat sosok laki-laki itu sedang berdiri seorang diri sambil memandang langit biru. Dari sini saja Jiho sudah tahu kalau Cha Eunwoo sedang bersedih. Perlahan Jiho berjalan menghampiri Eunwoo dan memanggil namanya.

“Undongmin*!” seru Jiho sembari memanggil nama julukan Eunwoo yang dia berikan secara khusus kepadanya.

Eunwoo pun menoleh namun tidak ada senyum untuk menyambut Kim Jiho. Tapi Jiho mengerti karena situasi yang dihadapai Eunwoo memang tidak bisa membuatnya menarik sudut bibir itu menjadi senyuman yang indah seperti biasanya.

.

“Kamu mencariku?” tanya Eunwoo.

“Iyalah! Kalau tidak kenapa aku harus kemari?” rutuk Jiho.

Eunwoo tersenyum tipis, setidaknya saat ini dia masih bisa tersenyum seperti itu untuk sahabatnya.

“Terima kasih telah menemukanku,” lanjut Eunwoo.

Jiho mengangguk karena tidak tahu harus melakukan apa saat ini. Apa dia harus to the point atau dia harus diam? Atau berpura-pura tidak mengetahui situasi ini?

“Kamu sudah tahu semuanya ya?” tanya Eunwoo.

Ah.. Kenapa Eunwoo harus bertanya seperti itu. Jiho kan tidak tahu harus menjawab apa jadinya.

“Diam berarti iya,” lanjut Eunwoo.

Nappeun,” desis Jiho sambil menatap sinis laki-laki yang lebih tinggi darinya ini, “Harusnya kamu cerita dari awal bukan hanya diam dan menyimpan kesedihanmu!”

Mianhae Jiho-ya. Tapi masalah perceraian orangtuaku adalah hal yang tidak harus aku ceritakan padamu,”

“A..ah begitu ya..”

Suasana menjadi kikuk. Jiho baru tahu dari ibunya kalau orangtua Eunwoo akan bercerai. Selama ini yang dia tahu dari Eunwoo, orangtuanya memang tidak akur lagi tapi tidak pernah Jiho duga kalau mereka akan bercerai.

“Aku masih tinggal di sini bersama ayahku,” kata Eunwoo.

“Geure? Kenapa tidak ikut ibu saja?” tanya Jiho.

“Ibuku pulang ke kampung halamannya. Apa kamu mau melihat laki-laki tampan sepertiku menjadi pemuda desa?”

Hahahaha ucapan Eunwoo membuat Jiho tertawa lepas. Membayangkan Eunwoo menjadi anak desa dan berada di sawa membuat Jiho geli. Tidak bisa dibayangkan oleh Jiho kalau Eunwoo benar-benar tinggal di desa bersama ibunya.

“Kamu mentertawakanku nona?”

“Ya tentu saja!”

.

            Sebelum mendapat amukan dari Eunwoo, Jiho pun memilih untuk berlari. Melihat Jiho yang berusah menghindarinya membuat Eunwoo tidak tahan untuk segera mengejar gadis itu. “Ya jangan kabur!” pekik Eunwoo. Saat Jiho menoleh ke belakang tanpa diduga laki-laki itu dapat menyusulnya. Aish, dia lupa kalau dia sedang berhadapan dengan laki-laki yang sangat lincah seperti Cha Eunwoo.

“Ketangkap!”

Eunwoo langsung memeluk Kim Jiho dari belakang agar perempuan itu tidak bisa lagi pergi darinya.

“Hahaha Ya lepaskan aku!” pinta Jiho sambil tertawa.

“Shireo! Aku sudah capek mengerjarmu,” kata Eunwoo.

“Kalau tidak mau melepaskanku aku akan—“

“Akan apa?” potong Eunwoo.

“Akan memberitahu semua orang kalau nama panggilanmu itu undong hahaha,” tawa Jiho.

“Coba saja kalau bisa,”

Ketika tangan Eunwoo memeluknya dengan erat dari belakang, Jiho langsung berhenti tertawa. Bahkan saat ini Eunwoo telah meletakkan dagunya di atas pundak Jiho dan memejamkan matanya.

“Eunwoo-ya..” lirih Jiho.

“Terima kasih untuk segalanya, Jiho..” bisik Eunwoo.

“Untuk apa berterima kasih?” tanya Jiho.

“Aku pikir aku tidak bisa lagi tertawa setelah melewati hari buruk ini tapi berkat kehadiranmu aku bisa kembali berbahagia dan melupakan masalahku. Gomawo Jiho,”

Jiho mengusap tangan Eunwoo yang tengah memeluknya dengan erat. Dia berusaha menahan air matanya agar tidak keluar. Dia turut bersedih mengenai hal yang sedang Eunwoo alami namun Jiho tidak bisa menangis begitu saja untuk menjaga perasaan Cha Eunwoo.

“Aku berjanji akan terus membuatmu tertawa Eunwoo. Jangan pernah berpikir kalau kamu bisa bersedih walaupun hanya sedetik karena aku akan membuatmu terus tertawa apalagi saat sedang bersamaku,” celetuk Jiho.

Gomawo kamu memang yang terbaik Jiho. Aku yakin bahwa kamu bisa melakukannya,”

Jiho membalikkan badannya dan betul-betul terkejut saat melihat Eunwoo telah berlumuran air mata. Tangan Jiho terulur untuk mengusap air mata sahabatnya.

“Jangan menangis karena kalau kamu menangis aku juga tidak bisa menahan tangisku,” lirih Jiho.

“Hmm aku tidak akan menangis lagi untukmu,” balas Eunwoo.

.

Pokoknya air mata ini akan menjadi yang terakhir kali Jiho lihat dari Eunwoo. Jiho bersumpah tidak akan pernah membiarkan laki-laki yang telah menjadi bagian dari hidupnya ini menangis lagi karena kesedihan yang tak seharusnya menjadi beban pikirannya. Kim Jiho berjanji!

.fin.

Advertisements

Author:

wattpad @lovefinite87

Leave your review, AROHA~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s